Mahasiswa KKN UNNES Bersama Pemuda Karang Taruna Desa Kebon Gelar “Ngopi Demokrasi” untuk Perkuat Nilai Pancasila

24 November 2025 heru kusnadi Komentar Dinonaktifkan pada Mahasiswa KKN UNNES Bersama Pemuda Karang Taruna Desa Kebon Gelar “Ngopi Demokrasi” untuk Perkuat Nilai Pancasila
8cceee5a-d871-4d75-9a01-612646e41ccb

Dalam rangka memperkuat peran pemuda sebagai penggerak pembangunan sosial di lingkungan desa, mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Negeri Semarang bersama pemuda Karang Taruna Desa Kebon menyelenggarakan kegiatan Ngopi Demokrasi yang mengusung tema “Peran Pemuda Karang Taruna dalam Mewujudkan Masyarakat Berkarakter Pancasila”. Program ini menjadi bagian dari agenda pengabdian masyarakat yang berfokus pada penguatan karakter generasi muda berdasarkan nilai-nilai dasar bangsa Indonesia.

Kegiatan diskusi ini berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi sosial masyarakat yang semakin kompleks. Hal itu terlihat dari menurunnya kepedulian sosial, memudarnya budaya gotong-royong, hingga sikap acuh terhadap kegiatan desa. Selain itu, perbedaan pendapat sering kali menimbulkan konflik kecil antarwarga, dan sebagian pemuda belum optimal berperan aktif dalam pembangunan sosial. Melalui diskusi ini, pemuda diharapkan mampu memahami kembali makna Pancasila bukan sekadar simbol negara, tetapi juga pedoman bertindak dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 1 November 2025 di Balai RW 03 Desa Kebon, dengan konsep diskusi santai sambil ngopi agar peserta merasa nyaman dan aktif berdialog. Acara diawali dengan perkenalan dan ice breaking yang memungkinkan peserta lebih terbuka dalam menyampaikan pendapat. Materi disampaikan secara interaktif oleh mahasiswa KKN melalui paparan singkat mengenai penerapan setiap sila Pancasila dalam situasi nyata masyarakat desa.

Sebanyak 15 anggota Karang Taruna terlibat aktif dalam diskusi berdurasi 1–3 jam tersebut. Para peserta diajak untuk membahas persoalan yang mereka hadapi dalam menjalankan kegiatan sosial desa, salah satunya permasalahan dalam kegiatan “nyinom” atau pramusaji pada acara warga yang kerap memunculkan miskomunikasi antar pemuda. Melalui dialog dan simulasi kasus sederhana, peserta mencoba menemukan solusi dengan pendekatan musyawarah dan semangat gotong-royong sesuai nilai Pancasila.

Program ini memberikan hasil yang signifikan bagi peningkatan pemahaman dan kesadaran pemuda. Mahasiswa KKN mencatat adanya peningkatan antusiasme dalam mengaitkan nilai-nilai Pancasila dengan masalah sosial yang sering mereka temui di lapangan. Selain itu, para peserta berkomitmen untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial seperti ronda malam, kerja bakti, dan forum musyawarah pemuda sebagai upaya mewujudkan lingkungan yang lebih harmonis.

Bagikan :

Terkait

About heru kusnadi

SEARCH :

POSTINGAN TERBARU

LOKASI DESA KEBON